Posted in Cerita Hidup

Happy Long Weekend teman-teman.. *hiyaaah!

Ditengah teman-teman yang berprofesi sebagai pahlawan sekaligus abdi negara yang baik, sampai saat ini cuma aku yang berprofesi sebagai abdi negara swasta (kalo kata Mrs. Lingling “PNS juga sih.. tapi Pegawai Negri Swasta,hehe”)

Kalau ada keputusan libur cuti bersama, pastinya kadang ngaruh kadang enggak.. Yaa namanya juga abdi swasta, gak musti ikut jadwal libur pemerintah,huehehe..

Kali ini libur bersamanya gak kira-kira euy! 4 HARI! kalau bahasa mandarinnya 四天 (si tian). Otomatis teman-teman udah pada bikin rencana liburan panjang tuh.. pastinya mereka pulang ke daerah masing-masing.. dan pastinya Kosan syepii…Jakarta syeepiii….hehehe..

Pas tadi dapet sms dari salah seorang teman buat ngajak reunian, rasanya sedih juga sih gak bisa ikutan.. tapi mau bagaimana lagi coba? tanggung jawab pekerjaan dan profesionalitas dipertaruhkan (uhuiiiy..),, maklum, bukan perusahaan nenek moyang, ehe ehe ehe.. XD

Jadinya cuma bisa menjelaskan, “maaf yaa teman-teman, karena perusahaan tempat aku bekerja ikutin jadwal kerjanya BEJ,  jadi kalau BEJ gak libur, otomatis eyke juga ga libur, hehehe..” (bari masang bengeut nyengir)

HAPPY LONG WEEKEND TEMAN-TEMAN!! ^___^

HAPPY WORKING TEMAN-TEMAN KANTOR, HIHIHI.. ^___^v

nb: dan salah seorang temanpun berkata, “cuma orang gila yang masih di Jakarta weekend ini!” weleeehh… eyke termasuk dooonnkk???!! wkwkwk… :p

Posted in Cerita Hidup, kyky belajar, Mari Membaca

Mengakali Kemasan Snack Anak

Hari ini aku menghubungi seorang aktivis lingkungan YPBB yang bernama Anilawati Nurwakhidin buat nanya-nanya mengenai Penanggulangan Sampah Bungkus Nasi untuk bahan presentasi pemilahan sampah di kantor. Kebetulan beliau menulis sesuatu tentang Sampah Bungkus Nasi Musuhan dengan Kertas Nasi. Karena pernah kenal dengan beliau, jadi langsung aja tak telepon orangnya buat sedikit wawancara, hihihi.. (senang yah kenal sama orang terkenal, xixixi… XD )

*tentang kertas bungkus nasi bisa dibaca di Postingan selanjutnya dengan judul “Presentasi Pertamaku di Perusahaan ^__^”

Dari diskusi, Mbak Anil membahas tentang makanan ringan berkemasan.. yaa tentu saja yang bermasalah adalah sampah kemasannnya. Kemudian tercetuslah mengenai ide mendidik anak untuk belajar mengurangi sampahnya sendiri dimulai dari jajanannya sendiri. Waah! menarik! Ide yang bagus! Mau tau ceritanya? baca aja postingannya Mbak Anil yang masih seger buger disini:

Mengakali Kemasan Snack Anak

Sumber: Kompasiana.com

NB: Tulisan ini diposting sama Mbak Anil setelah aku telepon (momennya pas!), hii… fresh banget! ^___^

Bagus banget buat bekal ilmu para ibu dan calon ibu ^__<

Posted in Cerita Hidup, Mari Membaca, Melancholische Seite

Doa Fatimah Az Zahra binti Rasulullah SAW

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Ya Allah, anugerahkanlah shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad. Wahai Yang Paling Mulia untuk disebut, Wahai Yang Paling Awal keagungan dan kemuliaan-Nya, Wahai Yang Paling Mengasihi setiap orang yang memohonkan kasih sayang, Wahai Suaka, Wahai Pelepas derita orang-orang yang mengadu kepada-Nya, Wahai Dzat Terbaik untuk dipinta kebaikan-Nya dan tercepat pemberian-Nya, Wahai Yang ditakuti para malaikat yang cemerlang dengan cahaya-Nya.”

“Aku memohon kepada-Mu melalui nama-nama yang disebut oleh para pemikul Arasy-Mu ketika menyeru-Mu dan yang disebut oleh makhluk di sekitar Arasy-Mu dengan cahaya-Mu, mereka bertasbih dan berguncang karena takut akan siksa-Mu, melalui asma yang disebut Jibril, Mikail, dan Israfil. Melalui semua nama itu, Engkau perkenankan permohonanku, aduhai Tuhanku, lepaskanlah kesulitanku dan hapuskanlah dosa-dosaku.”

“Wahai Dia yang memerintahkan sebuah teriakan kepada seluruh makhluk-Nya, maka tiba-tiba mereka dihidupkan kembali dalam keadaan berhimpun. Dengan nama itu, Engkau hidupkan tulang-tulang yang sudah berserakan. Hidupkanlah hatiku, lapangkanlah dadaku, dan selesaikanlah urusanku. Wahai Dia yang mengistimewakan Diri-Nya dengan keabadian dan menciptakan untuk semua makhluk-Nya kematian, kehidupan, dan kebinasaaan. Wahai Dia yang perbuatan-Nya adalah firman-Nya dan perintah-Nya berlaku bagi siapa saja yang Dia kehendaki.”

“Aku memohon kepada-Mu melalui nama yang diseru kekasih-Mu ketika dia dilemparkan ke dalam api dan ketika dia berdoa dengan nama itu, Engkau menyahutinya seraya berkata, “Wahai api, jadilah kamu dingin dan takhluklaj kepada Ibrahim.” Aku memohon kepada-Mu melalui nama yang diseru Musa dari balik bukit sebelah kanan dan Engkau menjawab doanya. Aku memohon kepada-Mu melalui nama yang dengannya Engkau ciptakan Isa dari ruh kudus.”

“Aku memohon kepada-Mu melalui nama yang dengannya Engkau anugerahkan Yahya kepada Zakariyya, melalui nama yang dengannya Engkau lepaskan derita Ayyub, melalui nama yang dengannya Engkau ampuni Daud dan Engkau gerakkan angin atas perintah Sulaiman, melalui nama yang dengannya Engkau takhlukkan setan kepadanya, melalui nama yang dengannya Engkau pahamkan bahasa burung kepadanya.”

“Aku memohon kepada-Mu melalui nama yang dengannya Engkau ciptakan Arasy, melalui nama yang dengannya Engkau ciptakan di dalamnya makhluk ruhani, melalui nama yang dengannya Engkau ciptakan seluruh makhluk.”

“Aku memohon kepada-Mu melalui nama yang dengannya Engkau ciptakan setiap yang Engkau kehendaki, melalui namaMu yang dengannya Engkau takar kadar segala sesuatu. aku memohon kepada-Mu demi hak semua nama ini, kabulkanlah permohonanku dan cukupilah kebutuhanku, Wahai Yang Maha Pemurah.”

Doa ini aku lafadzkan kala diri dan hati ini benar-benar dalam keadaan tidak berdaya

Semoga bermanfaat.. 🙂

Posted in Cerita Hidup, kyky belajar, Mari Membaca

Angka dalam Tradisi Cina #melenggangjakarta

Dalam kebudayaan Cina, terdapat kepercayaan terhadap angka. Ada angka yang dipercaya akan membawa keberuntungan ataupun kesialan. Contohnya angka 8 (ba dibaca pa) dipercaya sebagai nomor keberuntungan, karena bunyinya mirip dengan kata fa yang artinya keberuntungan. Inilah salah satu alasan Olimpiade di Beijing yang lalu dilaksanakan pada 8 Agustus 2008 (8/8/08). Banyak orang Cina yang menginginkan 8 sebagai nomor plat kendaraan maupun nomor telepon mereka. Kalau gak salah dulu pernah nanya ke temen apa arti angka 8. Katanya angka 8 melambangkan rejeki atau keberuntungan yang gak putus-putus. Lihat saja angka 8 yang saling bersambung dan tidak saling terputus.. ^__^

Ada juga yang mempercayai angka 4 (si dibaca se) sebagai angka sial, karena bunyinya yang sama dengan kata si yang berarti mati. Kepercayaan terhadap angka 4 sebagai angka sial ini diwujudkan dalam berbagai cara, misalnya beberapa gedung pencakar langit tidak memiliki lantai 4.

Hii.. waktu naik lift kantor, aku perhatiin angka-angka lantai yang ada di gedung kantor. Di angka-angka lift tersebut gak ada lantai 4, lantai 13, lantai 14, lantai 24. Oalaaah… pantes aja kantorku terletak di lantai 12 dan 15. Tadinya aku kira lantai 13 dan 14 itu tidak ada liftnya saja tapi ada lantainya. Sewaktu aku lewat tangga darurat ketika selesai les Bahasa Mandarin di lantai 12, ternyata beda lantai 12 dan 15 itu cuma satu lantai doank! Jadi, lantai 13 dan 14 benar-benar tidak ada. Hii..bener-bener unik nih gedung.. yap, you can guess who is the owner 😉

Naah, ada lagi nih angka yang gak kalah penting..  Ada angka yang dapat dijadikan kalimat karena kemiripan bunyi. Misalnya angka 5 (wu) yang mirip dengan kata saya (wo), angka 2 (er) memiliki kesamaan nada dengan kata cinta (ai) dan angka 0 (ling) sebagai symbol kata kamu (ni). Jadi.. untuk kata AKU CINTA KAMU atawa bahasa Mandarinnya WO AI NI dapat direpresentasikan dengan angka 520 (wu er ling). Begituu…. sebenarnya kalau yang ini aku belum paham banget sih kenapa bisa yah? Nanti deh tanya ke Laoshi, hehehehe… ^__^v

Hmm.. kalau dalam Islam tentu saja tidak ada kepercayaan suatu angka baik atau buruk, bahkan mengakibatkan kesialan terhadap seseorang. Karena segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah dan “Dialah (Allah) Penguasa mutlak atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, malaikat-malaikat Kami mencabut nyawanya dan mereka tidak melalaikan tugasnya.” (QS. Al An’am: 61) ^___^

Posted in Cerita Hidup, Nasib Gadis di Rantau Orang

Hari ke-dua kelas Mandarin udah ULANGAN ajaaah!!

“Hwa hwa hwa wa wa wa.. baru juga masuk sehari, hari keduanya udah langsung ulangan (ujian) ajah nih! Laoshi-nya ga ngasih toleransi sama anak baru! Huhuhuhu…” 😥

Padahal satu isi kelas pada gak mau ulangan, tapi Laoshi-nya keukeuh mau ulangan. Mrs G udah masang wajah jutek gitu sambil ngegerutu gak mau ulangan, bahkan ibu atasanku udah pake eksyen banting buku segala sebagai aksi protes gak mau ulangan (hihihihi) kalau yang lain yaa pastinya alasannya gak siaplah, gak ngertilah.. kalau aku yang pastinya bilang “Laoshi! Aku mau jawab apa? Wong aku baru masuk kemarin! Hwawawawa..” 😥 (sambil masang mimik nangis supaya Laoshi iba)

Tapi yah, Laoshi-eyke emang luar binasa! Eh, luar biasa denk! :p Gak terpengaruh sama sekali! Bisa ajah kan dia nunda ulangan karena banyak yang siap, wong dia dipanggil khusus buat ngajarin kita-kita, dibayar sama perusahaan kita, nunda ulangan doank mah harusnya bisa dia lakukan.. Tapi ternyata tidak sodara-sodara.. Sambil bagiin kertas ulangan, Laoshi bilang, “Enak ajah mau tunda-tunda ulangan! Saya sudah capek-capek nunggu 15 menit buat fotocopy lembar ulangan buat kalian, eeeh kalian main tunda-tunda ulangan ajah! Tutup bukunya!” (huiiiyy…. Mbak Laoshi lagi ngomel-ngomel nih!)

Eh,tapi aseli lho beneran kagum sama tekad Laoshi yang ini. Mengingat, menimbang, dan menilik kalo Laoshi itu usianya masih muda dan murid-muridnya rata-rata udah ibu-ibu, bapak-bapak (tentu saja aku yang paling muda di kelas ini, hihihihi.. 😉 ) tapi dia berani lho bilang gitu ke ibu-ibu dan bapak-bapak yang jadi muridnya! Yaah…walo sambil manyun berat, toh ulangannya terpaksa dikerjakan juga, heuheu..

Begitu lihat isi kertas.. “MASHA ALLAH! Tuliskan huruf Pin Yi dan Hanze dari sebuah kalimat bahasa Indonesia!!! Wkwkwk.. begimane caraaa???? HELEP! HELEP!”

Lihat soal pertama ajah udah ketemu tulisan Hanze.. trus Mrs L yang notabene orang cina (dan belajar lagi Bahasa Mandarin,hehe..) langsung nyebut jawabannya nyaring-nyaring.. “zao an, wo an, wu an!” spontan yang lain riuh kegirangan,hahaha.. “Tengkyuu Mrs L” ^__^

Soal nomor 2 adalah menjodohkan tulisan bahasa Indonesia dengan tulisan Hanze! Wkwkwkk.. “Hayyaaah.. saya hanya tau dua tulisan saja.. tulisan Hanzenya WO dan NI. Itu juga karena perjuangan mengerjakan pe-er sendiri tanpa mencontek ibu-ibu dan bapak-bapak atasan saya tapi nanya mbah google,wkwkwkk…”

Alhamdulillah ada untungnya ngerjain pe-er sendiri, jadi setidaknya familiar sama kata-kata dan tulisannya walo cuma 2 kata, WO dan Ni, kemudian selebihnya jawabannya nembak! Hahahaha.. sempet diskusi jawaban juga sih sama Mrs G yang duduk di sebelahku.. dan kita berdua aseli nembak! Hahaha..

Yang paling enak tuh Mbak E yang duduknya di sebelah Mrs L.. hii..lancaarrr nyonteknya! Dijamin benerr daah! Hihihihi…

Masuk ke soal ke-3, makin sulit.. disuruh nulis tulisan Hanze dari tulisan Pin Yi! Wkwkwk.. yowis lagi-lagi Cuma WO dan Ni yang paling lancar nulisnya.. yang laen mah wassalam! Heuheu.. gimana mau nyontek hurufnya wong nulisnya aja kagak bisa! Wkwkwk..

Yang bikin geli waktu Mrs G nanya diem-diem ke Mrs L yang duduk di sebrangnya.. yang ditanya tulisan Hanze, trus Mrs L meragain tulisannya dengan nulis di udara (pake gerakan tangan) hahahaha.. “Yo ora iso nulis toh!! Piye nulisnyaa?? Hahahaa…” akhirnya, pas Laoshi lagi ga ngawas, Mrs L mengangkat lembar jawabannya biar Mrs G bisa lihat, hiii…. Lancarr boo! Tapi waktunya ga lama sodara-sodara! Laoshi udah keburu balik lagi, hahahaa… XD

Abis nyontek dari Mrs L, Mrs G memberikan jawabannya ke aku, “hihihi.. seneng benerr..” trus aku buka lebar-lebar lembar jawaban biar ibu atasanku juga bisa nyontek, hihihi.. “haduuh.. ini ulangan gak bener banget yak?! Memang tidak patut dicontoh! Wkwkwkkwk..” :p

“Waktu ulangan cuma 15 menit, kertas dikumpulkan sekarang.” kata Laoshi. Lalu.. yaa dapat dibayangkan sodara-sodara reaksi kami di kelas.. komplain semua,hehehe..

Setelah ulangan, kelas dilanjutkan dengan pengenalan kata-kata baru dan Laoshi menggunakan kartu huruf buat dibaca sama murid-muridnya. Ketika giliran Mrs G, Mrs G pura-pura sibuk biar gak disuruh baca, tapi begitu giliran ibu atasan, malah gak ampuh,hahaha..

Ibu atasanku diminta baca huruf-huruf yang ada di kartu.. kemudian ada kata Gong Zuo yang artinya Pekerjaan. Trus Laoshi tanya, “Pekerjaan kamu apa?” Ibu atasanku jawab, “Ibu Rumah Tangga.” Begitu dengar jawabannya Ibu Rumah Tangga, Laoshi langsung bilang, “kamu bohong! Mana ada Ibu Rumah Tangga kerja di perusahaan ini!” mendengar Laoshi ngomong gitu, semua ketawa ngakak, hahahaha.. =))

Yaaah..Laoshi.. kayak gak tau perempuan Indonesia ajah.. dimana-mana yah mau Ibu Presiden kek, Ibu Direktur kek, Karyawan perusahaan keren kek, Eksekutif Muda kek kalau statusnya udah menikah pasti ngakunya Ibu Rumah Tangga..! yaa karena itu kan tugas utamanyaa.. hihihi…

Tapi kalo dilihat-lihat bener juga sih kata-kata Laoshi. Kan dia nanya pekerjaan sebagai profesi di sebuah perusahaan, emang harusnya dijawab dengan profesi perusahaan, bukan Ibu Rumah Tangga. Pantes ajah Laoshi langsung nyamber, “mana ada Ibu Rumah Tangga kerja di perusahaan ini!” ahahahaha.. XD

Posted in Cerita Hidup, kyky belajar, Mari Membaca, Nasib Gadis di Rantau Orang

Legenda Sin Cia (Xinnian / Chun Jie) #melenggangjakarta

Hii… ini cerita pertama yang aku dapet di kelas perdana bahasa mandarin..^__^ langsung copy paste dr kertasnya :p

Judulnya aja legenda, pastinya cuma legenda atau kepercayaan masyarakat setempat aja..tapi menarik juga untuk dibaca ^__^

Konon di zaman dahulu kala, hidup seekor monster bernama Nian. Monster tersebut bertanduk tunggal, bermata besar, dan berkuku tajam. Monster tersebut bertempat tinggal di dalam lautan. Sepanjang tahun dia habiskan waktunya untuk tidur (seperti tidur musim dingin pada beruang). Namun setiap musim semi dia akan bangun dari tidurnya untuk mencari makanan. Makanan kesukaan Monster Nian adalah manusia. Bukan hanya memburu manusia, Monster Nian juga suka memporak-porandakan ladang penduduk dan merusak panen.

Karena adanya Monster Nian yang memburu manusia di setiap musim semi, maka penduduk selalu mengungsi ke dataran tinggi pada awal musim semi. Para penduduk selalu menyiapkan bekal makanan selama di pengungsian mereka, dan karena tidak ada yang tahu bagaimana nasib besok, mereka dituntut untuk menyelesaikan hutang piutang sebelum mengungsi. Demikian juga para anak, akan selalu melakukan ronda selama orang tua mereka tidur (biasanya shou yue alias begadang ini disambil dengan main mahyong ato ngobrol sampai pagi). Tidak lupa mereka diwajibkan untuk berkumpul bersama-sama dalam keluarga supaya bisa saling menjaga.

Keadaan tersebut berlangsung cukup lama, hingga suatu musim semi, ada seorang pengemis melewati desa tersebut untuk meminta makanan. Ia mendapatkan desa dalam keadaan kosong. Ia berjalan menelusuri desa tersebut untuk mencari orang yang bisa diminya makan sekaligus mencari tahu penyebab hilangnya penduduk desa tersebut. Akhirnya dia menemukan seorang nenek dan menanyakan penyebab lenyapnya warga desa. Sang nenek lalu menjelaskan soal Monster Nian dan pengungsian penduduk. Sang nenek yang baik hati lalu memberikan makanan kepada si pengemis. Pengemis itu lalu bertanya, “kenapa nenek tidak ikut mengungsi?” Kata nenek, “Anak dan cucu saya telah menjadi korban tahun lalu, saya sudah tua, sulit ikut mengungsi. Jika Monster Nian datang, saya akan melawan sebisa saya. Si pengemis menjadi iba pada Sang Nenek, lalu mengatakan kepada sang nenek bahwa sesungguhnya makhluk tersebut takut pada tiga hal, yaitu:

a. Makhluk yang lebih besar dan seram daripada dia

b. Suara keras dan bising

c. Warna merah

Lalu si pengemis meminta sang nenek menyediakan kain besar untuk membuat binatang-binatangan dan mencat depan rumah menjadi warna merah serta berpakaian merah. Lalu dia mengumpulkan batang-batang bambu supaya menimbulkan suara ledakan saat dibakar.

Setelah ditunggu-tunggu akhirnya Monster Nian muncul. Si Pengemis bergegas memakai kain yang telah dibuat menyerupai binatang monster serta meminta sang nenek membakar batang bambu yang sudah disiapkan, serta memukul benda apa saja yang bisa menimbulkan suara bising. Mendapatkan sambutan demikian, Monster Nian sangat kaget. lalu dia terbang menuju khayangan dan tidak pernah kembali lagi.

Atas peristiwa kemenangan ini, penduduk desa merayakannya setiap tahun sebagai hari raya besar serta perayaan panen. Perayaan diadakan dengan cara meniru apa yang telah dilakukan oleh si pengemis dan sang nenek, juga dijadikan sebagai tindakan pencegahan akan kembalinya Monster Nian. Para penduduk mendatangi rumah-rumah kerabat untuk mengucapkan selamat atas terbebasnya mereka dari ancaman Monster Nian. Sebagai balasan, setiap keluarga menyediakan minuman, kue-kuean untuk tamu mereka. Mereka juga menyediakan permen bagi anak-anak dan kertas merah (atau lebih dikenal sebagai hong bao alias angpao ^__^ ) bagi mereka. Demikianlah perayaan tersebut turun temurun hingga kini.

Dari cerita legenda tersebut, ada beberapa hal yang menarik untuk diketahui:

1. Kata Nian kemudian dijadikan sebagai penanda waktu satu tahun.

2. Tradisi penduduk tersebut yang selalu memenuhi gentong beras, air dan makanan lainnya.

3. Adanya tradisi membayar utang sebelum Sin Cia, tapi sayang tradisi ini sudah mulai memudar..

4. Adanya tradisi ngumpul (tuan yuan) atau bahasa kita mah mudik. Ini khusus yang merantau ^__^

5. Katanya sih Pengemis yang datang minta makan itu diyakini sebagai jelmaan dewa.

6. Dari cerita tersebut diketahuilah asal muasal kenapa tiap tahun baru Cina dirayakan dengan menggunakan Barongsai, trus ada petasan, trus warna ornamen-ornamennya adalah merah, adanya tempelan tulisan sajak yangtrus ada tradisi buat bagi-bagi hong bao alias angpao deh…^__^v

Kata Laoshi (baca: Lao she) ada beberapa tradisi ketika Tahun Baru Cina sampai Perayaan Cap Go Meh.

Kalo Pas Tahun Baru gak boleh potong rambut (hari sebelumnya boleh). Gak boleh nyapu rumah ke arah luar, soalnya dianggap mengusir rejeki. Apalagi yah…sik,sik..tak ingat-ingat dulu..hihihi…Hmm.. Pakai pakaian warna merah,hehe..

Hari Pertama (pas hari Tahun Baru): biasanya datang berkunjung ke rumah nenek atau ke rumah saudara laki-laki.

Hari Kedua: datang berkunjung ke rumah keluarga Istri

Hari Ketiga biasanya dipakai untuk istirahat.

Hari Kelima dipercaya kalau Dewa Rejeki turun ke bumi.

Hari Ketujuh dipercaya sebagai hari terbentuknya Bumi atau Hari Dewi Niwa. Konon Dewi ini yang membuat manusia dari tanah, trus rambutnya terbuat dari rerumputan. Dulu Dewi Niwa rajin membuat manusia, makanya hasilnya bagus, ditandai dengan orang-orang jaman dulu umurnya panjang-panjang. Kalau sekarang-sekarang, banyak yang umurnya pendek alias gak panjang umur.

Hari Kesembilan dipercaya sebagai Hari kelahiran Dewa Langit –> Jade.

Hari Kesepuluh dipercaya sebagai Hari kelahiran Dewa Tanah. Makanya pada hari ini gak boleh ada kegiatan mencangkul tanah. 🙂

Hari Kesebelas sampai hari Keempatbelas sebagai hari persiapan menuju perayaan Cap Go Meh

dan Hari Kelimabelas adalah hari Perayaan Cap Go Meh…

Sekian cerita singkat dari Laoshi-ku… ^___^

Alhamdulillah…lumayan buat nambah pengetahuan tradisi budaya luar.. ^__^v

Posted in Cerita Hidup

gaul (lagi) sama orang aseli cina #melenggangjakarta

Lagi hening berdoa sambil baca buku merah, Pensi tiba-tiba datang

Pensi: “Do you know who the boys sit beside your room?”

Aku: “Umm.. I do not know. Because I’m a new employee here, so I do not know who they are. Maybe you can ask Mrs. G.”

Pensi: “Oh, oke.”

Kemudian Pensi ngeliat buku merahku..

Pensi: “What language are you reading?”

Aku: “Oh, It’s arabic.”

Pensi: “What?”

Aku: “Hhmm… (bingung deh eyke, apa salah ngomong yah? perasaan bener deh bilang Arabic. T__T ) It’s Arabic, from Saudi Arabia.”

Pensi: (awesome) “Waah… That’s the difficult language! I can not read it because I think it’s difficult language.”

Aku: “Hii… I’ve learned to read this when I was 3 years old.”

Pensi: “Wow!”

Aku: “Hii… I have to do it because I use it for praying, ehehehe… XD”

Pensi: “Aaah, I see. So.. Silahkan lanjutkan.”

Aku: “Oke.”

Pyuh! (-___-“)

Setelah itu area kerja rada rusuh, karena Pensi mulai bertanya kepada yang lain dan karena pada takut kalau Pensi bakal ngeluarin bahasa Mandarinnya, jadi pada rusuh tuh, trus dipanggillah Miss. L yang emang orang cina dan bisa bahasa Mandarin dan tentu saja bahasa Indonesia ^___^v