Posted in Cerita Hidup, kyky belajar, Mari Membaca

Angka dalam Tradisi Cina #melenggangjakarta

Dalam kebudayaan Cina, terdapat kepercayaan terhadap angka. Ada angka yang dipercaya akan membawa keberuntungan ataupun kesialan. Contohnya angka 8 (ba dibaca pa) dipercaya sebagai nomor keberuntungan, karena bunyinya mirip dengan kata fa yang artinya keberuntungan. Inilah salah satu alasan Olimpiade di Beijing yang lalu dilaksanakan pada 8 Agustus 2008 (8/8/08). Banyak orang Cina yang menginginkan 8 sebagai nomor plat kendaraan maupun nomor telepon mereka. Kalau gak salah dulu pernah nanya ke temen apa arti angka 8. Katanya angka 8 melambangkan rejeki atau keberuntungan yang gak putus-putus. Lihat saja angka 8 yang saling bersambung dan tidak saling terputus.. ^__^

Ada juga yang mempercayai angka 4 (si dibaca se) sebagai angka sial, karena bunyinya yang sama dengan kata si yang berarti mati. Kepercayaan terhadap angka 4 sebagai angka sial ini diwujudkan dalam berbagai cara, misalnya beberapa gedung pencakar langit tidak memiliki lantai 4.

Hii.. waktu naik lift kantor, aku perhatiin angka-angka lantai yang ada di gedung kantor. Di angka-angka lift tersebut gak ada lantai 4, lantai 13, lantai 14, lantai 24. Oalaaah… pantes aja kantorku terletak di lantai 12 dan 15. Tadinya aku kira lantai 13 dan 14 itu tidak ada liftnya saja tapi ada lantainya. Sewaktu aku lewat tangga darurat ketika selesai les Bahasa Mandarin di lantai 12, ternyata beda lantai 12 dan 15 itu cuma satu lantai doank! Jadi, lantai 13 dan 14 benar-benar tidak ada. Hii..bener-bener unik nih gedung.. yap, you can guess who is the owner😉

Naah, ada lagi nih angka yang gak kalah penting..  Ada angka yang dapat dijadikan kalimat karena kemiripan bunyi. Misalnya angka 5 (wu) yang mirip dengan kata saya (wo), angka 2 (er) memiliki kesamaan nada dengan kata cinta (ai) dan angka 0 (ling) sebagai symbol kata kamu (ni). Jadi.. untuk kata AKU CINTA KAMU atawa bahasa Mandarinnya WO AI NI dapat direpresentasikan dengan angka 520 (wu er ling). Begituu…. sebenarnya kalau yang ini aku belum paham banget sih kenapa bisa yah? Nanti deh tanya ke Laoshi, hehehehe… ^__^v

Hmm.. kalau dalam Islam tentu saja tidak ada kepercayaan suatu angka baik atau buruk, bahkan mengakibatkan kesialan terhadap seseorang. Karena segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah dan “Dialah (Allah) Penguasa mutlak atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, malaikat-malaikat Kami mencabut nyawanya dan mereka tidak melalaikan tugasnya.” (QS. Al An’am: 61) ^___^

Author:

Life is adventure, fun and fabulous

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s