Posted in Melancholische Seite

Salam Cinta Untukmu, Uni..

Assalamu’alaykum wr wb
Ni Murni.. apa kabar? Sudah lama kita tak bersua yaa.. kangen ni rasanya hati ini..
rindu dengar lantunan suara merdu uni saat tilawah.. rindu dengar nasihat-nasihat Uni untuk Kyky..

Uni.. rasa hati ingin sekali memberikan kabar bahagia untuk Uni.. insha Allah tinggal 2 surah lagi, ni.. insha Allah cita-cita Uni buat adik Uni ini tercapai.. doakan yaa, ni.. agar perjuangan ini tidak berhenti sampai disini.. Doakan agar hati ini tetap istiqomah dan senantiasa tawakkal dengan Allah.. Doakan agar Kyky tetap shalihah disini..

Kyky juga doakan untuk Uni agar senantiasa selalu dalam lindungan Allah.. untuk Uni dan keluarga kecil Uni.. aah.. ingin rasanya bertandang ke Bukit Tinggi sana.. hanya untuk  menatap dan memeluk Uni.. menimang ponakan Kyky dari Uni.. agar semoga kelak kyky bisa menyusul tahap hidup selanjutnya  seperti Uni.. menjadi istri dan ibu yang shalihah untuk suami dan anak-anak kelak..

Salam rindu sayang kyky hanya untuk Uni seorang..
UHIBBUKIFILLAH…
(Sebuah kata yg slalu  Uni ucapkan..)

Adindamu, Kyky

Posted in Catatan Hati di Setiap Sujudku, Cerita Hidup, Melancholische Seite, Nasib Gadis di Rantau Orang, Sein Seit

Dua Langkah Hati (lagi)

image

Ku kira, ketika sudah mencapai tahap ini aku akan semakin galau..

Ternyata….

TIDAK!

Insha Allah akan semakin mantap untuk tetap menjaga semangat dan konsisten menghapal qur’an paska juz 30 ini

Insha Allah semakin mantap tuk menata masa depan yang hatinya akan selalu Tawakkal alallah

Bismillahirrahmannirrahiim…

Allah..mudahkan aku tuk menunaikan janjiku padaMu, di tengah segala keterbatasan diri sebagai seorang hamba.. aamiin.

Posted in kyky belajar, Mari Membaca

KEUTAMAAN ISTIQOMAH (KH. Abdullah Gymnastiar)

Kajian kita kali ini adalah sama-sama ikhtiar meraih kemuliaan di sisi Allah dengan istiqomah. Sebuah sunatullah bahwa istiqomah adalah kekuatan, istiqomah itu mengundang karomah, kemuliaan para kekasih Allah, ciri khasnya ada dua:

 

1. Yakin. Orang yang istiqomah itu haqqul yakiin, Allah akan menurunkan malaikat yang buahnya adalah derajat kekasih Allah dalam situasi apapun, sekalipun jiwa taruhannya, dia tenang. Tenang ini tidak bisa diminta dari orang, tidak bisa dibeli. Tenang itu milik Allah.

 

Huwalladzi andzala sakiinah fii qulubil mu’miniin,” Dialah Allah yang menurunkan sakinah di hati orang yang beriman.

 

Orang yang dikaruniai ketenangan, jernih dalam segala kondisi itulah Rasulullah, para sahabat, para ulama yang benar-benar pecinta Allah. Orang yang istiqomah akan tidak ada takutnya dan tidak sedih dengan dunia berikut isinya.

 

2. Mendapat Keutamaan, seperti dalam QS Fusilat ayat 30:

“Sesungguhnya orang- orang yang mengatakan, ‘Tuhan kami adalah Allah’ dan mereka istiqomah pada pendirian mereka maka para malaikat akan turun kepada mereka dan mengatakan jangan merasa takut dan jangan kamu merasa sedih, bergembiralah kamu memperoleh surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.”

 

Sesungguhnya orang yang mengatakan, ‘Tuhan kami adalah Allah’, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Merekalah orang-orang yang mewarisi surga, kekal didalamnya sebagai balasan apa yang sudah dilakukan.” (QS Al- Ahqof: 13-14)

 

Dalam salah satu hadits, salah satu sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Ya, Rasul ajarkan kepadaku agama Islam, ucapan yang mencakup seluruhnya sehingga aku tidak bertanya lagi kepadamu sesudah ini.” Beliau menjawab, “Yakinlah kepada Allah dan istiqomah.” (HR. Muslim)

 

Kalau orang sudah dapat keyakinan kepada Allah kemudian dia istiqomah dalam keyakinannya, istiqomah dalam amalnya, istiqomah dalam keikhlasannya, dapatlah dunia berikut isinya. Insya Allah derajatnya bisa mencapai derajat kekasih Allah.

 

Cara Agar Tetap Istiqomah

1. Menjiwai syahadatAshadu an laa illaha illAllah wa ashadu anna Muhammadarrosululloh. Syahadat yang bagus adalah hatinya benar-benar tidak menuhankan apapun selain Allah. Kalau sudah bulat hati ke Allah, maka mahluk, harta, kedudukan duniawi, popularitas tidak jadi sandaran. Makanya, setiap orang yang hatinya masih menganggap ada selain Allah yang bisa memberi nikmat, memberi karunia, memberikan manfaat maka amalnya ditujukan untuk sesuatu, ini sulit untuk istiqomah, karena sesuatunya itu akan berhenti juga, bisa berhenti memperhatikan, bisa berhenti memberi, dan sebagainya.

 

Berkahnya orang istiqomah itu dicintai Allah, selain dijaga malaikat dicintai Allah. Orang yang istiqomah itu kalaupun suatu saat Allah menahannya dari beramal, pahalanya insya Allah dapat. Misalnya kita istiqomah sholat jama’ah, lalu Allah menakdirkan sakit atau hujan lebat, itu pahalanya tetap dapat. Atau kita istiqomah tiap malam tahajud, suatu saat Allah memberikan tidur yang pulas karena capek habis belajar, habis kerja, itu tetap dapat pahala tahajud.

 

2. Pelajari ibadah yang paling membuat kita nyaman dan memahami ilmunya dengan baik. Ada orang yang mampu menghapal Al Quran dengan baik, ada orang yang bagus tahajudnya, ada yang bagus shaum Senin-Kamis atau shaum Daud-nya kuat, ada yang bagus wiridnya, ada yang bagus sedekahnya. Lakukan ibadah secara bertahap saja karena Allah juga sudah tahu persis keterbatasan kita, yang penting kualitasnya terjaga.

 

3. Pelajari dalil (ibadahnya) dengan baik dan amalkan, mencontoh Rasulullah yang saat mau tidur membaca doa, baca ayat Kursi, surat Al- Fatihah, Al- Ikhlas, Al- Falaq, An- Nas, lalu usap ke wajah. Gunanya melakukan itupun untuk keselamatan diri. Atau menjaga wudhu. Ini amalan para kekasih Allah, selalu menjaga diri suci. Siapa tahu nanti waktu sholat masuk kita tidak dapat air, kalau dalam keadaan wudhu kan lebih mudah.

 

4. Sering membaca kisah orang-orang soleh yang inspiratif, kisah para sahabat, ulama atau orang- orang yang memang memiliki ketenangan. Seperti Sayid Qutub yang menjelang wafat, sikapnya tetap tenang, jernih, wajahnya jernih walaupun dipukul, dicabuk, hanya menyebut nama Allah ketika mau diseret ke tiang gantungan.

 

5. Tidak bosan bertaubat. Dengan taubat, nanti hati makin bening, makin adem, makin ajeg, makin banyak yang bisa kita lihat dalam hidup ini. Kalau taubatnya bagus, rezeki nanti kelihatan, jalan keluar juga kelihatan. Persoalan pasti banyak, tapi jangan takut. Tidak ada yang harus kita takuti dengan persoalan kita, orang yang gelisah tuh pasti sebanding dengan tingkat kecintaannya kepada duniawi.

 

Sumber: KEUTAMAAN ISTIQOMAH (KH. Abdullah Gymnastiar)