Posted in Sein Seit

Doa sore jelang setor hapalan di Liqo

Alhamdulillah satu per satu surah sudah terpenuhi..
semoga tetap istiqomah untuk terus berprogress..
Ya Allah, tetapkanlah hati ini untuk senantiasa tunduk padaMu
jauhkan dari hal-hal yang mengurangi bahkan menghilangkan hapalan qur’anku..
mudahkanlah langkah ini menjadi hafidzoh juz 30, ya Allah..
Bukan untukku, tp untukMu, bekalku tuk mendidik anak2ku, dan hadiah untuk orangtuaku dan suamiku kelak.. aamiin.

Posted in Cerita Hidup, Nasib Gadis di Rantau Orang

Anita’s Wedd (My F-22 friend)

Jakarta, November 18th 2012 @ Angke Restaurant and Function Hall

We are F-22 Family. Cici Shinta looks so pretty here!

Anita and Hubby pour the champagne into the glasses

We do the wedding toast. Surely I just drink a soft drink not champagne (yang tadinya saya kira segelas air putih) haha… 😉

F-22 Family feat Anita’s Hubby and Cici Shinta’s Mother

Take a picture with Anita’s Mom-Dad

Say cheeeessseee….

Say aaaaaaaaa……

Sunday’s nite I went to Anita’s wedd. It has been held in Angke Restaurant. Because it’s a private party, so I just went with 10 friends (not all of my friends invited). It’s my first experience to attend the Chinese Wedding. There were saying thanks to both of parents ceremony, piece a cake, wedding kiss, and then wedding toast. Wedding toast means to pray for the happy bride and groom happiness, health, fortune and the good things in their future. When The wedding toast began, I did it with a soft drink..hehe.. Anita ensured that all the food served can I eat, because I and Mbak Ella are Moslem in F-22 family (who attended the party), hihihi.. ^__^v

Happy Wedding, Anita… Happy ever after.. 😉

Posted in Cerita Hidup, Nasib Gadis di Rantau Orang

Andai Realita Seindah Mimpi

Manado, 12 November 2012

Hari ini tubuhku lelah sekali.. ya namanya juga abis snorkling setengah hari, pasti tenaganya terkuras banget! Apalagi asupan makannya juga gak begitu banyak.. yang ada kulit gosong sambil perut kekurucukan, hehehe

Tapi tenang sodara-sodara.. saya makan kok malamnya! Makan ikan bakar kesukaan, demi mengisi perut yang keroncongan, yaa walau balik dari restoran saya habiskan untuk berjalan kaki menikmati suasana jelang tengah malamnya Boulevard Manado.

Sesampai di penginapan, saya packing, bebenah, sholat, lalu tidur..

Seperti biasa, saya memasang daftar nasyid dan murotal sebagai pengantar tidur saya.. yaa berharap bangun tidur mendadak bisa jadi hafidz gitu deh! hahahaha… becanda denk! hehehe..

Dalam tidur, saya merasa ada sesuatu yang menarik dari raga.. yaa kalo mau dibahasakan mungkin hati kali yah.. ato ruh? pokoknya rasanya ada yang ketarik dari diri saya, sesuatu yang begitu mendalam.. rasanya seperti perasaan rindu, sedih, damai.. yaa begitulah! Begitu ‘sesuatu’ itu semakin dalam menarik saya, saya tersentak bangun.. tapi gak seperti abis mimpi dikejar-kejar setan, hehe.. Saya dapati mata saya agak sedikit berkaca-kaca dan saya mikir ada apakah gerangan dengan saya saat mimpi??

Dalam kondisi lagu masih berdendang di earphone saya, saya dapati lagu yang sedang berputar adalah lagunya Gradasi yang Ku Pinang Engkau Dengan Al-Qur’an… aaah.. pantas saja mata saya berkaca-kaca! eheeww…

Hhhmm.. waktu menunjukkan pukul 02.30 WIB, berarti pukul 03.30 WITA.. Kayaknya saya lagi dibangunin Tahajud nih sama Allah! hahaha… Walau lagi liburan, Tahajud ternyata gak boleh liburrr!! XD

Akhirnya saya bangkit ambil air wudhu.. sholat Tahajud dengan Istikharah. Sambil menunggu Subuh, saya isi dengan dzikir.. Adzan berkumandang, saya sholat subuh. Selesai sholat, waaa..badan saya masih pegal-pegal! Akhirnya saya tidur lagi…

Dalam tidur, saya melihat sosok seseorang.. rasanya teduh sekali.. aktivitasnya sih lagi duduk diantara tumpukkan buku. Tampaknya beliau sedang menjaga stand sebuah toko buku. Sosoknya teduh,, tapi wajahnya samar-samar.. karena penasaran, saya maju melangkah, mendekati sosok tersebut.. perlahan wajahnya terlihat.. dan…” lho?! Subhanallah! Tapi? Kok bisa? Kok dia? Masha Allah! Itu kan Si Qur’an Berjalan!!!!!! Mamaaaaaaaa!!!!” Karena kaget, saya terbangun, tapi terbangunnya kek abis dikejar tantib! hahahaha..
Sambil garuk-garuk kepala, setengah gak percaya dan setengah mikir.. kenapa Si Qur’an Berjalan masuk ke mimpi?! heuheu.. Mana kagak ngarep lagi saya! Mana mungkin selevel laaah dengan anak buah mafia?! hahahhahaa….

Tapi agak sedikit mengecewakan juga sih..kenapa saya buru-buru bangun?! Aaah.. Andai dunia realita seindah dunia mimpi… *mimpi aja teroooosss!! wkwkwkkwk!!

Sekian.

Posted in Catatan Hati di Setiap Sujudku, Melancholische Seite

just write-12

Ketika cinta dinilai berdasarkan akhlaq,

maka izinkan aku untuk mendapatkannya sekali lagi darinya ya Allah…

Agar aku bisa menjaga itu sebagai amanah darinya yang ku emban seumur hidupku

Agar aku bisa menjaga amanah yang diajarkan oleh ibuku tentang bagaimana berperilaku

Agar aku dapat mengajarkannya suatu hari nanti kepada anak-anakku kelak

Namun, sekali lagi itu bukanlah hal yang harus dibuktikan…

Karena tidak ada yang perlu dibuktikan… tapi ini adalah perwujudan…

karena ini adalah persembahanku untukMu dan wujud cintaku, baktiku untuknya kelak..

Allah.. bantu aku untuk senantiasa menjaga dan meluruskan maksud hati ini..

aamiin.

Posted in Cerita Hidup, Nasib Gadis di Rantau Orang

Tidak Bisa Belajar Bahasa Mandarin Lagi

Sore ini Laoshi ketemu dengan saya. Kami membicarakan tentang les mandarin yang saya ikuti. Dengan berat hati Laoshi mengatakan bahwa saya tidak bisa belajar Bahasa Mandarin lagi di kelas seperti biasa. Hal ini dikarenakan ada yang tahu saya les Mandarin sama Laoshi.

Dari awal saya mengajukan diri sebagai murid, saya bilang saya mau private sama Laoshi. Gak papa bayar sendiri. Karena saya merasa tanggung sekali dulu pernah belajar tapi sekarang tidak karena tidak lagi difasilitasi oleh perusahaan. Jadilah saya mengajukan diri kepada Laoshi yang lain yang saya kenal. Ketika saya mengajukan diri, Laoshi senang sekali, karena dia merasa muridnya makin kesini makin sedikit, jadi dia senang saya ikut bergabung. Bahkan Laoshi memberi free untuk saya.

Kemudian Laoshi mengajak saya gabung dengan kelas yang sudah ada. Muridnya cuma 3 orang saja. Saya senang karena dengan begitu saya bisa fokus. Laoshi pun senang karena punya murid baru yang mau belajar, walau Laoshi tidak mau nambah banyak murid lagi. Buat Laoshi sedikit murid itu bagus, gampang mengontrol perkembangan muridnya.

Dengan kelas yang ini saya senang-senang saja, walau kadang suka disepet karena tidak mengisi presensi. Karena kan saya pikir saya ini murid tamu alias private, dan presensi yang disebar adalah presensi untuk coorporate perusahaan lain. Sampai kemarin ada yang mempermasalahkan keberadaan saya kepada Laoshi. Untuk kebijakan, akhirnya Laoshi bilang ke saya untuk tidak ikut belajar Bahasa Mandarin di kelas yang biasa. Karena saya sudah tahu dari awal ada gelagat-gelagat masalah itu, akhirnya saya terima dengan lapang dada.

Saya bilang gak papa ke Laoshi. Sedih sih sebenarnya… Laoshi pun menghibur saya dan berkata supaya saya tidak bersedih hati. Laoshi masih mau mengajarkan Bahasa Mandarin khusus untuk saya di lain hari. Kendala yang muncul sekarang adalah tempat. Kantor sudah mulai mati lampu pukul 6 sore, jadi akan sulit untuk “bergerilya” belajar Bahasa Mandarin. Laoshi mengusulkan untuk memakai Lampu Darurat kecil untuk saya belajar. Belajar sampai malam juga tidak apa-apa, asal saya semangat belajarnya. Huhu.. saya jadi terharu dengan ketulusan Laoshi mengajar saya.. Sampai segitunya Laoshi ingin saya bisa berbahasa Mandarin. Saya jadi harus semangat untuk mencari waktu dan tempat atau lampu darurat bahkan untuk saya belajar Bahasa Mandarin di kantor.. Semoga saja bisa dapet aliran listrik darurat di kantor, hehehe..

Abis itu saya sholat deh.. lapor deh ke Allah.. karena aselinya cengeng, jadinya saya nangis sendiri, hihihi…

Abis sholat saya ketemu Cici Dokter.. Cici nanya kenapa wajah aku jelek banget sore ini.. yaah, jadinya saya curhat deh ke Cici.. dan puk puk puk.. jadi pelukan deh sama Cici, eheew… *cengeng  :p