Posted in Berbagi Tidak Merugi, Catatan Hati di Setiap Sujudku, Melancholische Seite

Dakwah Kami Dari Dana Kami Sendiri…

Dari uang-uang lusuh ini kami biayai ide-ide besar kami..

Tak peduli ‘sumur’ kami lagi kering, tetap kami sisih-sisihkan..

Mungkin dari celengan ini tak akan sampai 2T, tapi kami yakin ia bak tongkat Musa..

Allah-lah yg akan mencukupkannya, bukan hanya 2-3T, bahkan seluruh perbendaharaan dunia ini, Dia akan bukakan..

Karena kami juga yakin dakwah ini big boss-nya Allah, kami cuma pelaksana di lapangan, terlalu sering dalam agenda-agenda dakwah kami…

Saat kami kekurangan dana, kami berdoa, “Ya Allah, ini mau ada agenda dakwah, tapi dananya kurang, tolong tambahin Ya Robb.”… Lalu ada saja jalan keluar yang Dia berikan..

Kami ingat wejangan presiden kami, IDE-lah yang melahirkan sumber daya, bukan sebaliknya..

Kepada para penuduh, (baik via media cetak atau elektronik), tolong siapkan bukti-bukti, bila tak selesai di dunia, Allah pastikan selesai kelak di Mahsyar..

Jangan sampai anda wahai penuduh menjadi muflis, pahala habis malah ditambahi dosa mereka yang anda tuduh..

Tapi seperti kata guru kami dalam kumpulan suratnya, kami akan terus berjuang demi kejayaan bangsa ini.. Tak peduli kami terus difitnah dicaci..

Salam Cinta Kerja dan Harmoni..

Amsa AbdaHu

Sumber: Dakwah Kami Dari Dana Kami Sendiri

————————————————————————————————————————————————————–

Waktu saya baca artikel di atas, saya nangis!

Sebenarnya sudah muak denger media berita yang isinya fitnah daripada kebenaran.. bongkar-bongkar urusan pribadi orang, bahkan berani menyimpulkan sesuatu padahal itu masih sebuah prasangka.. TEGA SEKALI!

Lebih tega lagi ketika mempermasalahkan DANA DAKWAH.. andai mereka tahu kalau memang setiap agenda dakwah yang kami selenggarakan menggunakan uang-uang hasil keringat kami sendiri.. uang-uang lusuh yang kami kumpulkan dalam sunduk.. bahkan ada yang rela memberikan uang lima puluh ribunya untuk masuk ke dalam sunduk, padahal dikantong tersisa lima ribu rupiah untuk makan hari itu.

Itu semua bukan karena hipnotis, bukan karena dalam kondisi tidak sadar.. tapi karena kesadaran penuh diri yang rendah ini bahwa amalan kebaikan kami dicatat Allah! sadar penuh bahwa Allah Maha Adil dalam timbangan keadilan!

Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan. (Q.S. Al Anbiya: 47)

Sadar penuh bahwa bekal kami untuk akhirat masihlah sedikit…

Hanya berharap penuh Allah ridho dengan apa yang kami lakukan.. hanya berharap penuh akan ampunan dan rahmat dari Allah SWT..

Bukan karena siapa, bukan karena apa lembaganya, tetapi karena hati-hati kami yang terpaut kepada Allah SWT.

Ya.. itu saja.. hanya itu saja…

 

Author:

Life is adventure, fun and fabulous

2 thoughts on “Dakwah Kami Dari Dana Kami Sendiri…

  1. Banyak para milyuner yang memiliki sifat tidak pernah puas. Mereka selalu menginginkan lebih dan lebih. Hal yang paling menyakitkan mereka adalah jika mereka harus membelanjakan uangnya. Uang dan kekayaan bukanlah suatu hal yang buruk, namun mereka akan menjadi seperti itu jika kita mencintainya melebihi apapun didalam hidup. Hidup bukan hanya tentang mengumpulkan uang, anda perlu menjaga keseimbangan antara uang dan aspek-aspek kehidupan anda yang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s