Posted in kyky belajar, Mari Membaca, Melancholische Seite, Sein Seit

Tadabur QS Ash-Shaff: 10-11

“O you who believe! Shall I guide you to a trade that will save you from a painful torment? That you believe in Allah and His Messenger (Muhammad SAW), and that you strive hard and fight in the Cause of Allah with your wealth and your lives. That will be better for you, if you but know! (Q.S. Ash-Shaff: 10-11)

“Wahai orang-orang yang beriman! Maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? Yaitu, kamu beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui.” (Q.S. Ash-Shaff : 10-11)

Asbabun Nuzul ayat ini adalah:

Diriwayatkan dari Sa’id bin Jubair, ia berkata, tatkala turun ayat 10, orang-orang Islam berkata, “Kalaulah Allah mau mengajari kami cara berjual beli itu, kami akan banyak membelanjakan harta dan keluarga kami di dalamnya.” (Lubabun Nuqul: 195)

Dari Tafsir At Tabari:

“O you who believe! Shall I guide you to a trade that will save you from a painful torment? “Wahai orang-orang yang beriman! Maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? ” Maksudnya, wahai orang-orang beriman, apakah kalian ingin Aku beritahukan mengenai sebuah perniagaan yang dapat menyelamatkan kalian dari azab Jahanam? Kemudian, Allah menjelaskan mengenai perniagaan tersebut, yaitu “believe in Allah and His Messenger (Muhammad SAW).” “beriman kepada Allah dan rasul-Nya.”

And fight in the Cause of Allah with your wealth and your lives. “Dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu.” Kemudian, perniagaan tersebut adalah berjihad dalam menegakkan agama Allah dengan harta dan diri kalian. Perniagaan ini, yaitu beriman kepada Allah dan rasul-Nya serta berjihad di jalanNya adalah lebih baik bagi kalian dengan tidak melebihkan dan mengurangkannya.

That will be better for you, if you but know! “Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui.” Maksudnya adalah mereka yang melaksanakan perniagaan ini dengan Allah, maka akan Allah ampuni dosa-dosanya dan Allah akan emasukkan kalian ke dalam surga yang mengalir di bawah pohon-pohonnya sungai-sungai. Dan ganjaran ini adalah sebuah kemenangan yang besar yang didapatkan seorang hamba di hari akhir. (Tafsir At Tabari Jilid XXII, 2001:616-618)

Dari Tafsir Ibnu Katsir:

Dalam Hadist Abdullah bin Salam disebutkan bahwa para sahabat ra bertanya kepada Rasulullah SAW. tentang amal yang paling mulia di sisi Allah, agar mereka bisa mengerjakannya. Lalu, Allah menurunkan surah ini. Di antaranya adalah ayat “O you who believe! Shall I guide you to a trade that will save you from a painful torment?” “Wahai orang-orang yang beriman! Maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?”

Abdullah selanjutnya menafsirkan tijaroh (perniagaan) dalam ayat ini sebagai perdagangan yang mulia dan tidak merugi, mengandung maslahat yang diinginkan, dan menjauhkan dari kejahatan. Allah berfirman,That you believe in Allah and His Messenger (Muhammad SAW), and that you strive hard and fight in the Cause of Allah with your wealth and your lives. That will be better for you, if you but know!” “Yaitu, kamu beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui.”  Artinya, kamu beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui. (Al Misbah Al Munir fi Tahzib Tafsir Ibnu Katsir, 1999:1107)

Jika Surah Ash Shaff ini dipertegas dengan:

“O you who believe! Eat not up your property among yourselves unjustly except it be a trade amongst you, by mutual consent. And d not kill yourselves (nor kill one another). Surely, Allah is Most Merciful to you.”  (Q.S. An-Nisa : 29)

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (Q.S. An-Nisa : 29)

“There is no sin on you if you seek the Bounty of your Lord (during pilgrimage by trading). Then when you leave Arafah, remember Allah (by glorifying His Praises, i.e. prayers and invocations) at Al Mash’ar-il Haram. And remember Him (by invoking Allah for all good) as He has guided you, and verily, you were, before, of those who were astray.” (Q.S. Al Baqarah : 198)

“Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy`arilharam. Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat.” (Q.S. Al Baqarah : 198)

Tepat untuk mengoreksi diri untuk tidak mengambil keuntungan pribadi dengan memperjualbelikan dan mengatas namakan da’wah.

Andai mereka menyadari itu..!

Author:

Life is adventure, fun and fabulous

One thought on “Tadabur QS Ash-Shaff: 10-11

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s