Posted in kyky belajar, Mari Membaca, Sein Seit

Tafsir Ibnu Katsir: QS Ar Rum: 17

“Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari (waktu shubuh)” (Q.S. Ar Rum: 17)

Tasbih tersebut merupakan tasbih dari Allah SWT. kepada Zat Allah yang Maha Suci, dan sebagai imbauan kepada hamba-hambaNya untuk bertasbih dan bertahmid kepada Allah dalam waktu-waktu yang ditentukan di atas, yang menunjukkan pada kesempurnaan kekuasaan Allah dan keagungan kerajaan Allah di langit. Waktu-waktu yang dimaksud adalah antara lain ketika hendak memasuki malam (maghrib) dam ketika malam hendak memasuki siang hari (shubuh). Allah kemudian berfirman pada ayat selanjutnya (Q.S. Ar Rum: 18)

“Dan segala puji bagiNya di langit dan di Bumi”

yakni Allah-lah yang dipuji atas apa yang telah Dia ciptakan di langit dan di bumi.

“Pada malam hari dan pada waktu zhuhur (tengah hari)”

Maha Suci Allah yang telah menciptakan ini dan itu, Zat yang menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat. Hal itu sebagaimana ditegaskan di dalam firman Allah:

“Demi siang apabila menampakkannya, demi malam apabila menutupinya (gelap gulita).” (Q.S. Asy Syams: 3-4)

Terdapat banyak ayat lagi yang senada dengan ayat-ayat di atas ini.

Thabrani meriwayatkan dari Abdullah bin Abbas, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang membaca, (maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari [waktu shubuh], dan segala puji bagiNya di langit, di bumi, pada malam hari dan pada waktu zhuhur [tengah hari]. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan menghidupkan bumi setelah mati (kering). Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan [dari kubur]), pada pagi hari, ia akan mendapatkan pahala kebaikan yang tidak sempat ia lakukan pada hari itu, dan barang siapa yang mengucapkannya pada sore hari, ia akan mendapatkan pahala kebaikan yang tidak sempat ia lakukan pada malam itu.” (HR Abu Dawud; sanad hadist ini jayyid).

Sumber: Al Misbah. Al Munir fi Tahzib Tafsir Ibnu Katsir, 1999: 836)

NB:

Sanad hadist Jayyid itu artinya bagus, letaknya antara shahih dan hasan. Tapi saya belum dapet penjelasan lengkapnya tentang istilah Sanad Jayyid (karena koneksi internet yang terbatas pula😀 ). Insha Allah akan saya tanyakan kepada Murobbiyah di liqo hari ini🙂🙂🙂

Wallahu a’lam bishshawaab.

Author:

Life is adventure, fun and fabulous

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s