Posted in Cerita Hidup, Melancholische Seite

Sepucuk Surat Cinta Sang Murobbiyah

Jakarta, 17-10-11

Usia adalah nikmat yang sering kita lupakan, Kesempatan adalah modal yang sering kita abaikan,

Semoga Allah menjadikan usiamu adalah kebaikan, waktumu adalah kemuliaan dan akhir hayatmu adalah kenikmatan, dalam Syurga yang dijanjikan, aamiin.

Met Milad Ukhti…

(Teteh Irfana Mohan)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah… washalawatu ‘ala rasulillah…
Kyky yang shalih..
maafkan uni yang hingga saat ini baru mengirim email ke kiki. ternyata sangat jauh berbeda kondisinya ketika kita menjadi gadis, istri dan selanjutnya jadi ibu.
Subhanallah…
Ki… segera dewasa ya..
pasang niat dan segera bergerak untuk beramal yang terbaik dan banyak.
karena, waktu tidak akan mundur.
jangan sampai terlambat.
semakin bertambah usia kita maka akan semakin banyaklah tugas dan tanggungjawab kita.
sibukkan diri dengan amal, muhasabah dan mohon ampun.
ki, semua kita akan dihisab kelak.
semoga hisab kita membahagiakan kita dan menjadi hari yang kita tunggu.
Uni tunggu kabar bahagia dari kyky, jangan sungkan juga untuk berbagi jika kyky butuh uni.
Insya Allah uni akan usahakan respon kyky.
Mohon maaf lahir bathin ya…
Wassalamu’alaikum Wr.. Wbr
(Uni Murni Dian)

Author:

Life is adventure, fun and fabulous

2 thoughts on “Sepucuk Surat Cinta Sang Murobbiyah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s