Posted in Catatan Hati di Setiap Sujudku, Cerita Hidup, Nasib Gadis di Rantau Orang

1 bulan menuju 25 -2

Adzan Ashar berkumandang, aku turun dari ruang utama Masjid menuju tempat wudhu tuk sempurnakan kembali wudhuku. “Sholat berjama’ah di Masjid… aah.. rasanya damai sekali.. sudah lama sekali rasanya tidak merasakan rasa damai seperti ini… rasa damai yang sama yang aku temukan saat-saat melakukan I’tikaf di Ramadhan kemarin.. Subhanallah!” batinku.

Selepas sholat, aku mengambil posisi di shaff belakang untuk melanjutkan tilawah. Sebelum tilawah, aku biarkan diriku sejenak menikmati suasana Masjid kembali,, mendengarkan pengumuman Masjid dan…. “Hhmm.. hari ini tanggal 17 September.. 1 bulan lagi usiaku 25 tahun… Maha Suci Allah..”

1 bulan menuju 25 tahun.. dengan berbagai kisah hidup yang dilalui… dengan berbagai perjalanan hati yang dijalani… dan.. “Sudah punya bekal apa buat Allah nanti?”“Aaaaa…pertanyaan itu kenapa terlintas di pikiranku???”“Sudah cukup gak bekal buat pulang nanti? Amalnya udah bisa nutupin dosa gak? Atau malah gak cukup buat nutupin dosa sangking dosanya kebanyakan?”“Aaaa….kenapa nanyanya gini sih??!!”

Kecamuk hati bagai dua sisi yang saling  beradu. Sisi manusia yang baik dan sisi manusia yang penuh rasa ego. Hati terus berkecamuk, saling bersaut-sautan,, saling beradu argumen.. “Aaa…hentikan!” teriakku dalam batin. Ku ambil mushhaf-ku tuk hentikan keduanya dan memutuskan untuk melanjutkan tilawah.

Ketika membuka mushhaf, menuju Surah baru dari kelanjutan tilawah selanjutnya.. “Innalillahi wa innailaihi raji’un…” Surah An Nur kini tepat di hadapanku.

Perlu waktu lama untuk membuat bibir ini bisa melantunkan ayat demi ayat.. sedang mengucap ayat pertama saja rasanya aku tak sanggup. Melihat terjemahan setiap ayatnya saja membuatku ketakutan. “Ya Allah… hamba gak sanggup!”

“Ayo, kyky! Hadapilah! Hadapi surah An Nur yang ada di hadapanmu saat ini! Lawan rasa takutmu!” … “Aku bukan takut, tapi aku malu! Malu sama diriku sendiri, malu dengan ucapan yang akan aku lantunkan! Ini akan menampar diriku sendiri!” kembali dua sisi itu beradu.

“Allah, beri hamba kekuatan.. walau hati hamba tersayat-sayat, izinkan hamba melantunkan ayat-ayatMu ini.. dengan lafal yang jelas, dengan makhraj yang benar, dan irama yang indah..” lirihku.

Maha Suci Allah yang memudahkan bibir dan lidah ini melantunkan ayat demi ayat Surah An Nur dengan indah… dan begitu aku selesai membacanya, kudapati Mushhaf-ku basah karena air mata.

Tersungkurku di dalam tangis.. menghanyutkan jiwa dalam untaian-untaian doa yang aku panjatkan.. dan hilang sejenak..

Mendapati diri yang sudah mulai lemas, kehabisan energi dan belum makan, aku tahu aku tidak boleh seperti ini di dalam Masjid.. ini Masjid umum!

Bergegaslah aku menyadarkan diri. Merapikan diri dan menstabilkan kembali emosi. Begitu melihat suasana sekitar, baru aku sadari bahwa Masjid sudah dipenuhi oleh beberapa orang berpakaian rapi. Ku lihat pelataran utama sudah diisi dengan seorang gadis cantik berkebaya putih, menghadap seorang penghulu di depannya. Yaa.. Masjid sedang dipakai untuk upacara akad pernikahan. “Subhanallah…”

“Subhanallah.. Barakallah untuk kedua mempelai yang melangsungkan akadnya di Masjid ini.. Semoga Sakinah, Mawaddah, Warrahmah..”

“Allah, berharap suatu hari aku yang duduk di posisi gadis kebaya putih itu.. bersanding dengan manusia pilihanMu.. Yang cintanya hanyalah untukMu, yang aku cintai karenaMu dan yang mencintaiku hanya karenaMu, aamiin!”

Tepat pukul 16.13 aku meninggalkan ruang utama Masjid dan pulang…

 

“Wahai orang-orang beriman! Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan sholat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Q.S. Al Baqarah: 153)

Author:

Life is adventure, fun and fabulous

2 thoughts on “1 bulan menuju 25 -2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s