Posted in Catatan Hati di Setiap Sujudku, Melancholische Seite

Senyum Pria yang Paling Aku Rindukan

Senyum pria yang aku rindukan adalah senyum bapak penjual es keliling yang menyapaku saat aku berjalan sambil melamun

Senyum pria yang aku rindukan adalah senyum kakek pengatur lalu lintas jalan perempatan BEC dan jalan purnawarman saat beliau berhasil menghadang beberapa mobil agar aku bisa menyebrang. Terlihat gigi beliau sudah ompong yang membuat senyum itu semakin manis🙂

Senyum pria yang aku rindukan adalah senyum bapak pemulung yang aku sapa di tengah dirinya sedang duduk melepas lelah

Senyum pria yang aku rindukan adalah senyum dan tawa lepas bapak pemulung yang sedang bercanda dengan anak-anaknya sambil berjalan menarik gerobak

Senyum pria yang aku rindukan adalah senyum penuh syukur seorang kakek pengemis yang tertatih-tatih berjalan saat menerima rizki

Senyum pria yang aku rindukan adalah senyum kakek penjual yang menjajakan dagangannya di emperan sekitar Masjid Nabawi

Senyum pria yang aku rindukan adalah senyum bapak angkatku di Pangandaran yang menyambutku dengan hangat saat aku pulang ke Pangandaran

Senyum pria yang aku rindukan adalah senyum almarhum bapak (kakek) yang memandang wajah emak (nenek) dengan penuh cinta di beberapa hari menjelang kepergiannya

Dan pria senyum yang paling aku rindukan kelak adalah senyum papa dan suamiku (kelak) ketika di akhirat nanti aku bisa membuat beliau berdua tersenyum memiliki aku sebagai anak dan istri yang sholehah, aamiin.

Author:

Life is adventure, fun and fabulous

2 thoughts on “Senyum Pria yang Paling Aku Rindukan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s