Posted in Cerita Hidup

setelah Hapenya hilang.. :)

25 Februari 2011…tepat 3 bulan sejak kejadian handphone hilang krn disilet orang tasnya, dalam perjalanan mengirim barang ke kantor pos…

Kalo inget-inget kejadiannya, pasti sedih sih… tapi kalau diinget-inget lagi hikmahnya, luar biasa yang dirasa.

Karena tanggal 25, jadi ingin cerita kejadian-kejadian pasca hape hilang… Sebenarnya setelah hilangnya hape, aku bisa langsung membeli yang baru. Mau yang serupa, ataupun yang lebih murah, karena papa langsung menawarkan untuk membeli hape yang baru dan menyarankan untuk membeli hape yang serupa. Ibu dosenpun juga mau berkontribusi setengah dari harga hape yang hilang.. Tapi..buat aku itu terlalu cepat.. Terlalu cepat untuk mengganti sesuatu yang lama menjadi yang baru, terlalu mudah untuk mendapatkan hape baru, tanpa ada proses pembelajaran yang seharusnya aku ambil. Yaa..akhirnya aku memutuskan untuk menunda pembelian hape baru selama 2 bulan.. Biar akunya ngaji diri,, belajar untuk merasakan bagaimana rasanya kehilangan, belajar menghargai dan mensyukuri apa-apa yang aku miliki, belajar untuk ikhlas dan tawakkal kepada Allah.. Seperti kata papa, “semua yang ada di dunia ini bukan milik kamu, sayang. Semuanya hanya titipan Allah. Allah berhak memberi, Allah berhak pula mengambilnya dari kamu. Jadi untuk apa menangisi sesuatu yang sudah hilang? Kayak gak punya Allah aja..”🙂

Pasca kehilangan hape, aku meminjam hape milik mama. Wujudnya hape TV, merk yang belum aku kenal, fitur-fiturnya pun ga aku kenal. Saking gapteknya dengan hape ini, sering kali kepencet fitur TV, sehingga suara TVnya keluar dan nyaring sekali..heuheuheu…malu-maluin.. Makanya kalo lagi menghadiri seminar atau acara lainnya, daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, hape sering aku matiin. Alhasil, sering juga kena tegur orang-orang karena susah menghubungi aku.😀

Karena hapenya hilang, jadi hampir setiap orang yang mengirim sms, aku tanya namanya. Yaa…awalnya ada yang nanya baik-baik, ada juga yang ngira sombong karena ga mau nge-save namanya,,tapi begitu aku jelaskan, mereka semua mengerti.. Yaa..ga efektif sih, jadi bolak balik sms. Apalagi ada yang ujug-ujug kirim sms panjang dan isinya curhatan, trus ga nyantumin namanya di sms… huee..makin ga enak tuh! soalnya kalo aku bales dengan “ini siapa ya?” pasti mood orang yang nerima sms disana langsung “swiiiing” karena curhatnya tidak ditanggapi dalam sms balasan pertama.. ato malah jadi nanya balik kejadian hilangnya si hape,,jadi curhat balik deh! heuheuheu..

Ga cuma teman-teman, dosen, tante, om, sepupu juga jadi sasaran permohonan maaf, karena pas ujug-ujug sms atau misscall, aku nanya ini siapa.. Ga enak banget pas ditanya balik kenapa nomor mereka ga aku save..Yaa..tinggal dijelaskan saja sih sebenarnya😀

Yaa..lagi-lagi mengaji diri itu penting… kembali menjadi manusia biasa-biasa saja, yang belajar menghargai dan mensyukuri apa saja yang telah Allah kasih. Belajar untuk menjadi anak yang sederhana, untuk mengaji diri kalau suatu hari nanti hidup mandiri, ga shock lepas dari segala fasilitas orang tua. Tapi pelajaran yang lebih penting adalah menyadari sepenuhnya bahwa semua yang ada di dunia ini milik Allah.. ga ada yang bisa dimiliki sepenuhnya, seutuhnya… bahkan suatu haripun, aku akan menghadapi kehilangan orang-orang yang aku sayangi,, dan aku harus siap dalam kondisi itu.

Dan sekarang, alhamdulillah sudah membeli hape baru.. alhamdulillah dapet yang murah tapi kualitas oke, hehehe.. buat teman-teman yang baca tulisan ini.. sms aku yaa dengan mengetik namanya di badan smsnya,, biar aku save nomornya..^__^

Hanya kepada Allah kita meminta, hanya kepada Allah-lah kita kembali🙂

Author:

Life is adventure, fun and fabulous

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s