Posted in Cerita Hidup

alhamdulillah…. KHATAM!

Sujud syukur aku sembahkan kepada Allah SWT… alhamdulillah akhirnya aku mengkhatamkan kembali Al Qur’an-ku… Di tengah-tengah aktivitas kerja yang lumayan banyak, aktivitas hati yang  juga bekerja sangat ekstra (hehehe…) alhamdulillah Allah masih ngasih kesempatan untuk ngerasain senangnya Khatam Qur’an! 

Siang hari ba’da Sholat Dzuhur.. di tengah teriknya matahari yang menggoda untuk tidur… yaah..akhirnya aku putuskan untuk memejamkan mata…sejenak

Begitu bangun dari aktivitas memejamkan mata (tidur sejenak), aku langsung mengambil Qur’an…hhmm… biasanya setiap ba’da Dzuhur aku pakai untuk tilawah QS Yassin, karena perkiraan kalau nunggu tilawah di rumah pasti badan udah letih banget.. Jadi jadwal tilawahnya digeser. Sudah beberapa hari ini lagi suka baca QS Yassin..surah itu sangat menenangkan untuk jiwa yang sedang lelah, karena di dalamnya terkandung janji Allah yang Maha Dahsyat.. tapi siang ini rasanya ingin membuka sesi tilawah harian terakhir,,dan halaman terakhir tilawah harianku jatuh pada Juz 30.

Dihadapkan dengan Juz 30, membuat jantung berdetak kencang. Yang aku tahu, di juz 30 ini, banyak sekali peringatan, ancaman untuk umat muslim,,dan diakhiri dengan kepasrahan seorang hamba untuk berlindung kepada Allah dari segala bahaya yang menimpa. Momen mendapatkan juz 30 aku jadikan sebagai ajang untuk mengkhatamkan Qur’an sekaligus muroja’ah hapalan.. (jadi ingat targetan pribadi )

Surah demi surah aku lafadzkan, dilatih lagi lidahnya untuk melafadzkan huruf demi huruf secara benar, agar tidak hanya hapal saja, tetapi lafadznya juga tepat. Mulut terasa berat untuk melafadzkan ketika memasuki Surah At Takwir, Al Infithor, Al Mutaffifin, Al Insyiqaq, Al Buruj,, makin berguncang ketika memasuki Al Gasyiyah, Az Zalzalah dan Al Qari’ah… “Ya Allah…berasa tercambuk hati ini ketika semua surah itu aku lafadzkan…apa yang sudah aku persiapkan untuk hari akhir nanti?”

Hati terasa kesepet banget waktu baca QS Al Ma’un…apalagi ketika ayat ke-5 dan 6 dilafadzkan… “…orang-orang yang melalaikan sholatnya dan berbuat riya…” sembari memohon ampun agar semua amal kebaikan yang tampak tidak bernilai riya…

Tersungkur tak berdaya ketika Al Ikhlas dilafadzkan…hanya 4 ayat.. hanya 4 ayat, ya Allah! tapi hati ini gak kuasa untuk menahan air mata.. yang aku tahu, air mata kepasrahan dan ketidakberdayaan diri dihadapanMu. Melanjutkannya dengan Al Falaq,, berlindung dari segala macam kejahatan sihir dan bahaya di luar kuasa diri,, dan An Nas untuk memohon perlindungan dari segala prasangka buruk yang bersemayam di hati…

ALHAMDULILLAHI RABBIL’ALAMIIN… KHATAM!

Duh Allah, rasanya senang sekali.. kesenangan tiada tara hingga melepaskan semua beban jiwa yang melanda (lebay, tapi benar!) kebahagiaan yang tiada tara ketika satu mahkota telah aku siapkan untuk kedua orang tuaku di akhirat nanti… Yang aku pelajari dari tarbawi, seorang anak akan memberikan mahkota penghargaan kepada kedua orang tuanya melalui amalan tilawahnya… Berhayal bahwa di akhirat kelak, aku bisa mempersembahkan mahkota kebanggaan kepada kedua orang tuaku di akhirat kelak, rasanya pasti senang sekali… dan jika Allah menghendaki usiaku untuk hidup berumah tangga kelak… di akhirat kelak juga tampak suamiku mengenakan mahkota kebanggaan dari amalan tilawah istrinya yang sholehah.. (semoga kesampaian ya Allah…aamiin yaa robbal’alamiin…)

Setiap habis khatam, selalu ada perasaan cemas, takut dan rindu.. Cemas kalau aku ga bisa khatam lagi, karena urusan duniawi.. Takut kalau semangat untuk mengecap khatam menjadi luntur di tengah jalan… Rindu ingin merasakan kembali nikmatnya Khatam Qur’an…

Selepas khatam, orang yang pertama aku kabari adalah Mbak Rini, pegawai Salman… ntah kenapa ingin sekali rasanya berbagi rasa bahagia itu ke Mbak Rini… mungkin karena selama ini Mbak Rini selalu memberi nasehat dan mengajarkanku kesederhanaan kali yah.. dan orang selanjutnya adalah Mama… aku ingin mama tahu, kalau putrinya khatam Qur’an… ingin sekali menyematkan rasa bangga di hati mama diantara kebanggaan yg belum aku berikan…

Allah…pautkanlah hati ini selalu dengan Al Qur’an… jadikanlah ia menjadi pedoman dan pegangan hidup ini hingga akhir hayat… Yang aku yakini janjiMu adalah pasti.. Tak ada keraguan sedikitpun di hati ketika hati ini tunduk pada perintah-perintahMu yang Kau tuangkan di dalam Al Qur’an… Allah, istiqomahkan aku… aamiin!

NB1: dan hadiah khatam dari Allah hari ini via ibu dosen adalah jalan-jalan ke Kebun Buah Naga bersama Ibu Melok Besari besoookk…. it means L I B U R! alhamdulillaaaaaahh….

NB2: mudah-mudahan tulisan ini tidak menjadikan diri riya akan kebaikan, tapi hanya ingin berbagi hikmah agar bisa dirasakan untuk pembaca

Author:

Life is adventure, fun and fabulous

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s