Pagi ini aku teringat akan jadwal ceramah Ustadz Yusuf Mansur di salah satu stasiun TV. Waktu itu salah seorang sahabatku mengatakan kapan jadwal Ustadznya ceramah.Tapi ternyata aku terlambat.. ceramahnya sudah habis..heuheuheu

Iseng-iseng gonta ganti channel untuk mencari tayangan TV yang bagus. Tiba-tiba pencetan remote TV terhenti pada salah satu stasiun TV yang sedang mengulas acara gosip! (hadeeeh!!) Yaa..namanya juga perempuan, pengen ajah denger urusan orang. Yaa sebenarnya g untuk jadi bahan ghibah, tapi belajar untuk mengasah kemampuan berempati dan mengambil hikmah dari suatu masalah hidup.

Pada tayangan infotainment tersebut sedang mengulas permasalahan Teh Ninih, (mantan) Istri Ustadz kita yang terkenal, Aa Gym. Disitu lagi mengulas bagaimana pendapat jama’ah Aa tentang permasalahan Aa dan kondisi psikologis Teh Ninih sendiri. Alhamdulillah, memang yah, kalau ikut suatu pengajian bukan karena manusia alias siapa Ustadznya tapi karena ilmunya, insya Allah masyarakat jama’ah bisa menilai secara obyektif mengenai permasalahan yang dialami oleh Ustadz mereka. Mereka sadar bahwa Ustadz mereka hanyalah manusia biasa.

Yang menarik dari acara infotainment tersebut adalah ketika membahas psikologi Teh Ninih. Seorang psikolog terkenal, Tika Wibisono menceritakan mengenai psikologi Teh Ninih saat ini. Beliau berkata, ” Saya yakin kalau Teh Ninih pasti kuat dalam menghadapi permasalahan hidup saat ini. Beliau punya pedoman hidup yang selama ini dijadikan pegangan oleh beliau.. bukan manusia, bukan harta, bahkan bukan anak-anak beliau! Beliau punya Allah SWT yang senantiasa membimbing setiap langkah hidup beliau. Beliau berpegang kepada keyakinan beliau, yakni Al Qur’an. Saya justru banyak belajar dari beliau, terutama bagaimana bersikap dalam menghadapi permasalahan hidup. Beliau mengajarkan kepada saya untuk tidak melihat masalah hidup dari perspektif sempit, kacamata kuda! tetapi beliau melihat suatu masalah dari perspektif luas.”

Subhanallah….

Dari ucapan Tika Wibisono saja memberikanku gambaran betapa beratnya permasalahan hidup yang dialami Teh Ninih saat ini dan bagaimana kuatnya Teh Ninih menghadapi dan menjalaninya.

Memanglah Allah menciptakan hati seorang perempuan itu sangatlah lembut, selembut sutra nan kuat. Subhanallah… beliau adalah salah satu contoh perempuan yang mengazamkan hidupnya hanya mengharap ridho Allah saja.

Seketika aku jadi malu dengan permasalahan hidup yang aku hadapi saat ini. Aku tahu, aku akan banyak belajar dari Teh Ninih sebagai contoh nyata, terutama pada sisi bagaimana menyikapi permasalahan hidup dan kesederhanaan.

Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan keberkahan di sepanjang hidup beliau. Semoga Allah senantiasa menghapus kedukaan yang ada di hati beliau, seperti Allah menghapus kedukaan yang Fatimah r.a. rasakan saat menghadapi kepergian Rasulullah SAW dari bumi ini.

Bismillah… Allah, aku juga memohon untuk diberikan kekuatan yang sama seperti yang dimiliki Teh Ninih, meski tingkatan keimananku sangatlah jauh.. Agar akhlaq ini senatiasa terjaga dan keimanan ini senantiasa meningkat. Allah, berikan kesempatan untuk memperbaiki diri sebelum jiwa ini kembali kepadaMu..aamiin

About these ads